Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Sumatera Utara Gelar Seminar dan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Labuhanbatu Utara

Labuhanbatu Utara — Program Studi Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Medan telah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa seminar dan sosialisasi pencegahan kekerasan seksual dan eksploitasi anak pada Senin, 17 November 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Labuhanbatu Utara dan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen akademisi dalam mendukung upaya perlindungan anak serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kekerasan seksual dan eksploitasi anak. Seminar menghadirkan narasumber dari unsur pemerintah daerah, akademisi, serta praktisi perlindungan anak yang memberikan pemahaman komprehensif mengenai isu perlindungan anak di Indonesia, khususnya di Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Materi yang disampaikan dalam seminar mencakup konsep dasar perlindungan anak, strategi komunikasi publik yang efektif dalam pencegahan kekerasan, serta pentingnya sinergi lintas sektor antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam menciptakan sistem perlindungan anak yang berkelanjutan.

Selain seminar, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi kepada masyarakat yang difokuskan pada penyebaran informasi dan edukasi secara langsung. Sosialisasi dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui diskusi interaktif, sehingga peserta dapat berdialog, mengajukan pertanyaan, serta berbagi pandangan dan pengalaman terkait upaya pencegahan kekerasan terhadap anak di lingkungan masing-masing.

Sasaran kegiatan ini meliputi tokoh masyarakat, perangkat desa, orang tua, pelajar, serta perwakilan lembaga pemerintah daerah di Kabupaten Labuhanbatu Utara. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam sesi diskusi dan tingginya partisipasi dalam menyampaikan pandangan serta komitmen untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kombinasi antara seminar dan sosialisasi, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat, tetapi juga membangun kesadaran kolektif serta komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan bebas dari kekerasan terhadap anak. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat upaya perlindungan anak secara berkelanjutan di Kabupaten Labuhanbatu Utara