Mahasiswa S2 KPI UINSU Gelar Pengabdian Masyarakat tentang Komunikasi Terapeutik dan Pemulihan Psikologis Pasca Bencana di Aceh Tamiang

Aceh Tamiang – Mahasiswa Program Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara (UINSU), melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Tanjung Gelumpang, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (27/6/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Komunikasi Terapeutik dan Pemulihan Psikologis Pasca Bencana di Komunitas Muslim” sebagai bentuk implementasi keilmuan komunikasi Islam dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Kegiatan ini merupakan implementasi mata kuliah Psikologi Komunikasi Islam yang diampu oleh Dr. Zainun Hamidi. Tim pengabdian terdiri atas mahasiswa Magister KPI UINSU, yaitu Zeira Salim Ritonga, Nurrahman, Gusti Prabowo, dan Darul Naad.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa memberikan pendampingan psikososial, membuka ruang dialog bersama masyarakat, serta memperkuat kondisi psikologis warga melalui pendekatan komunikasi terapeutik. Pendekatan tersebut menekankan komunikasi yang empatik, menenangkan, dan mampu membangun rasa aman bagi masyarakat dalam menghadapi proses pemulihan pascabencana.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa melakukan diskusi, wawancara, dan komunikasi langsung dengan masyarakat. Selain menyampaikan edukasi, mereka juga menerapkan teknik mendengarkan secara aktif (active listening), memahami kondisi emosional warga, serta memberikan dukungan moral yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

Dalam konteks pemulihan pascabencana, komunikasi terapeutik memiliki peran penting karena membantu korban mengungkapkan pengalaman, perasaan, dan harapan secara lebih terbuka. Pendekatan ini dipadukan dengan nilai-nilai Islam seperti kesabaran, ikhtiar, kepedulian sosial, serta semangat saling menguatkan sehingga mampu memperkuat ketahanan psikologis dan sosial masyarakat.

Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi wadah untuk mengaplikasikan teori Psikologi Komunikasi Islam secara langsung di tengah masyarakat sekaligus meningkatkan kepekaan sosial terhadap berbagai persoalan kemanusiaan. Pengalaman lapangan tersebut diharapkan mampu memperkaya kompetensi akademik sekaligus keterampilan komunikasi yang dibutuhkan dalam praktik dakwah dan pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan pengabdian berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Masyarakat Desa Tanjung Gelumpang menyambut antusias kehadiran mahasiswa serta berpartisipasi aktif dalam setiap sesi dialog. Interaksi yang terjalin menciptakan suasana yang terbuka, humanis, dan saling mendukung sehingga tujuan kegiatan dapat tercapai dengan baik.

Melalui kegiatan ini, Program Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Tidak hanya berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, program studi juga terus berupaya menghadirkan solusi yang relevan terhadap berbagai persoalan sosial melalui pendekatan komunikasi, dakwah, dan pemulihan psikologis berbasis nilai-nilai Islam.